Environmental Fisheries Molecular research group
Ditulis pada tanggal 15 September 2017, oleh admin, pada kategori Berita, Kegiatan

Bangil, 30 Agustus 2017. Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si sebagai salah satu anggota Environmental Fisheries Molecular (ENFISHMO) research group diundang dalam acara “Workshop Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan bagi Pembenih/ Pembudidaya Ikan Air Tawar se Jawa Timur” yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Pengembangan Budidaya Air Payau (UPT PBAP) Bangil sebagai pemateri.

IMG-20170915-WA0000

Workshop yang diadakan oleh UPT PBAP Bangil dihadiri oleh kurang lebih 27 perwakilan dari anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) air tawar yang tersebar di berbagai wilayah di Jawa Timur. Adapun perwakilan Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN) berasal dari POKDAKAN Mina Gemilang Abadi – Sidoarjo, POKDAKAN Karya Mandiri – Probolinggo, POKDAKAN Lestari Mandiri – Probolinggo, POKDAKAN Pasuruan, POKDAKAN Mina Putri Kendedes – Malang, POKDAKAN Kota Kediri, POKDAKAN Mina Sejahtera – Tulungagung, POKDAKAN Istana Sumber Rejeki – Pamekasan, POKDAKAN Mina Lestari – Magetan, POKDAKAN Lestari Mandiri Jaya – Magetan, POKDAKAN Mekar Jaya – Mojokerto, POKDAKAN Kota Bangil, POKDAKAN Kota Madiun, POKDAKAN Mina Rahayu 2 – Pacitan, POKDAKAN Sendang Mulyo – Trenggalek, POKDAKAN UPP – Blitar, POKDAKAN Mugi Mulyo – Malang.

IMG-20170915-WA0001

Materi yang disampaikan oleh Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si adalah mengenai cara deteksi dan penanganan penyakit. Menurut Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si, dalam proses budidaya ikan, serangan hama dan penyakit marupakan permasalahan yang sangat serius, artinya penanggulangan penyakit dan hama harus menjadi perhatian dan pengetahuan yang utama bagi petani ikan dan siapa saja yang ingin membudidayakan ikan. Sebab adanya penyerangan penyakit maupun ganguan oleh hama dapat mengakibatkan terjadinya kerugian secara ekonomis. Selanjutnya Dr. Yuni Kilawati, S.Pi., M.Si juga menyampaikan bahwa serangan penyakit dan ganguan oleh hama dapat mengakibatkan pertumbuhan ikan melambat (kekerdilan), padat penebaran sangat rendah, konversi pakan menjadi sangat tinggi, dan periode pemeliharaan menjadi lebih lama. Hal tersebut dpaat berimbas pada peningkatan biaya produksi. Dan pada tahap tertentu, serangan penyakit dan gangguan oleh hama tidak hanya menyebabkan merosotnya hasil panen (produksi), tetapi yang lebih jauh dapat menyebabkan gagal panen. Supaya para pembudidaya ikan mampu mencegah dan mengatasi serangan penyakit dan gangguan hama yang terjadi, maka para pembudidaya perlu dibekali dengan pengetahuan mengenai sumber penyakit, penyebab, dan jenisnya serta cara mengatasinya.